Deteksi Dini Virus Corona Dengan Teknologi AI

Teknologi Ai Untuk mendeteksi virus Corona dengan aplikasi android


Aplikasi AI Untuk Corona Virus


Menurut Ditjen P2P Kemenkes RI Achmad Yudianto menjelaskan bahwa virus Koroma hanya hidup pada benda hidup seperti manusia, hewan dan virus itu tidak bisa menempel pada benda yang mati.

Baru-baru ini vendor Hp Cina Xiaomi telah menyematkan aplikasi XioAi yang berfungsi sebagai alat pendeteksi dini virus Corona.

Cara kerja aplikasi ini adalah deteksi dini penyebaran virus Corona dengan teknologi AI secara real time dimana pengguna dapat melihat pembaharuan informasi mengenai penyebaran virus Corona.

Aplikasi kesehatan ini diberi nama XiaoAi dan dapat diunduh di semua aplikasi ponsel Xiaomi, perusahaan itu membuat aplikasi XiaoAi bertujuan untuk membantu pengguna Xiaomi agar bisa melakukan pencegahan secara preventif.

Cina telah mengisolasi penduduk di provinsi Hubei, tepatnya di kota Wuhan dengan menutup semua akses lalu lintas dan melakukan karantina secara cepat untuk melakukan pencegahan preventif agar virus Corona tidak menyebar ke kota lain di sekitar kota Wuhan.

Sehingga akses transportasi dan lalu lintas udara mengalami pembatalan sementara dan indikasi penduduk yang tertular virus Corona akan dilakukan karantina.

Informasi Kemenkes RI dan Informatika Mengenai Teknologi AI Untuk Virus Corona


Kementerian Komunikasi dan Informasi baru-baru ini membantah bahwa teknologi AI untuk Corona hanya digunakan untuk informasi preventif saja bukan untuk identifikasi dan deteksi dini virus Corona.

Alasannya aplikasi XioAi tidak bisa dijadikan alat pendeteksi virus Corona karena aplikasi itu tidak bisa digunakan untuk benda hidup seperti manusia.

Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M. Faqih bahwa virus Corona hanya bisa menular lewat batuk dan bersin jadi aplikasi itu tidak bisa digunakan untuk mendeteksi virus Corona, hal lain yang bisa dilakukan untuk deteksi dini adalah penyebaran virus lewat makanan dan minuman yang tercemar oleh virus Corona itu.

Jadi untuk tindakan preventif menurut Ketua IDI adalah tidak bersentuhan langsung lewat makanan, tubuh hewan dan unggas yang terindikasi terinfeksi virus Corona.
DONASI LEWAT PAYPAL Mohon bantu berikan donasi apabila artikel ini memberikan manfaat. Terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel